Bupati KSB Pertegas Komitmen Dukung Program Prioritas Presiden

Taliwang, – H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si selaku Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mempertegas komitmen dalam mendukung semua program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah.

“Rakornas ini menjadi momentum penting penyelarasan kebijakan pusat dan daerah dalam mendukung program strategis nasional menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati KSB.

Rakornas 2026 mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”. Sebanyak 4.453 peserta menghadiri kegiatan tersebut, terdiri dari pimpinan kementerian dan lembaga, gubernur, bupati, wali kota, ketua DPRD, serta unsur Forkopimda dari seluruh Indonesia.

Arahan Presiden Kepada Kepala Daerah, Termasuk Bupati KSB

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan, kepala daerah harus memahami perannya sebagai pelayan rakyat dan tidak terjebak pada kepentingan politik sempit. Presiden mengingatkan bahwa negara berdiri dan merdeka melalui pengorbanan besar rakyat, sehingga pemerintah wajib mengabdi sepenuhnya kepada masyarakat.

“Negara ini dibangun atas pengorbanan besar rakyat. Sehingga pemerintah itu ada untuk berbakti dan mengabdi kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang politik,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden juga menekankan sejumlah program strategis nasional dan mewajibkan pemerintah daerah untuk memberikan dukungan penuh. Salah satu prioritas utama adalah swasembada pangan sebagai syarat mutlak kedaulatan bangsa. Selain itu, Presiden mendorong percepatan swasembada energi, hilirisasi industri, serta penguatan koperasi desa sebagai fondasi ekonomi rakyat.

Arahan Presiden tersebut sejalan dengan agenda pembangunan daerah, termasuk di Kabupaten Sumbawa Barat. Presiden meminta pemerintah daerah tidak hanya menjadi pelaksana administratif, tetapi mampu menerjemahkan program nasional ke dalam kebijakan konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Di sektor lingkungan, Presiden Prabowo memberikan penekanan khusus terhadap persoalan sampah yang sudah berada pada tingkat darurat. Pemerintah pusat berencana membangun 34 proyek waste to energy sebagai bagian dari solusi jangka panjang pengelolaan sampah.

Presiden bahkan menyerukan perang terhadap sampah yang menjadi ancaman serius bagi kesehatan dan lingkungan. “Sampah ini adalah bencana. Ini ancaman kesehatan dan lingkungan, sehingga harus tertangani dengan langkah cepat dan serius,” tegasnya. **