Taliwang, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus memperkuat posisi tawar daerah melalui kolaborasi strategis di sektor pendidikan tinggi. Dalam dialog langsung di Asrama Mahasiswa Mataram beberapa waktu lalu.
Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., mengonfirmasi langkah besar pemerintah daerah yang resmi menjalin kerja sama khusus dengan enam universitas top nasional untuk memfasilitasi beasiswa putra-putri Bumi Pariri Lema Bariri.
Langkah diplomasi ini bertujuan meruntuhkan tembok penghalang biaya yang selama ini membatasi akses pelajar lokal ke kampus-kampus elite. Enam institusi yang telah menjalin kemitraan strategis tersebut meliputi Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Airlangga (UNAIR).
“Kami sudah membangun kesepakatan dengan enam universitas besar tersebut. Beasiswa ini kami berikan dalam bentuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) khusus di enam universitas itu,” tegas Bupati.
Meski sempat terkendala aturan mandat belanja wajib, pemerintah KSB berhasil mengalokasikan dana sebesar Rp5 Miliar melalui kebijakan pelampauan alokasi di luar mandat 20 persen pendidikan. Anggaran ini rencananya akan cair pada awal semester ganjil mendatang guna meringankan beban mahasiswa daerah.
H. Amar menjelaskan, Kartu KSB Maju menyasar kepala keluarga untuk bantuan uang pangkal, sementara KIP menyasar langsung individu mahasiswa. Melalui layanan maju Pendidikan, pemerintah kini menyediakan skema beasiswa dan fasilitasi yang lebih terintegrasi.
“Alhamdulillah tahun ini bisa teralokasikan 5 Miliar untuk bantuan ini. Harapannya awal semester ganjil sudah bisa terealisasi,” imbuh Bupati dengan optimis.
Melalui perluasan jejaring dan kepastian anggaran ini, KSB kini sejajar dengan daerah maju yang memprioritaskan kapasitas intelektual warga.
Pemerintah daerah berkomitmen memastikan tidak ada lagi anak-anak KSB yang terkendala biaya selama mereka berdomisili resmi di Sumbawa Barat. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa visi KSB Maju bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata melalui investasi SDM yang terencana dan sistematis. **