Olahraga

Pertandingan Catur “Syukri Cup I” Berakhir

Taliwang, – Pertandingan catur “Syukri Cup I” yang dilaksanakan selama dua malam kemarin, cukup menyita perhatian masyarakat, lantaran kegiatan dipusatkan didepan pegadaian Taliwang dan dipimpin langsung oleh wasit nasional, Himam Prastanto S.Sn, MM. Pertandingan itu berakhir pada Sabtu malam 9/12 kemarin.

Pada kesempatan itu Syukri selaku inisiator pelaksanaan pertandingan catur tersebut mengatakan, pertandingan yang digelar itu sebagai ajang untuk mengasah kemampuan para pecatur Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), terutama pecatur yang setiap malam bermain dipelataran kios miliknya. “Untuk memberikan pengalaman pada para pecatur lingkungan Arab Kenangan (Arken) khususnya,” katanya.

Syukri yang selalu membuka arena pertandingan catur setiap malam itu juga mengaku bangga dengan pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) yang berada di KSB, lantaran memberikan dukungan penuh untuk mensukseskan pertandingan yang digelar itu. “Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak percasi, termasuk para pendukung lainnya,” lanjutnya.

Sementara Himam Prastanto S.Sn, MM yang menjadi wasit dalam pertandingan itu mengaku bangga dengan tingkat partisipasi pecatur KSB, bahkan setiap ada pertandingan yang digelar, selalu jumlahnya membludak. Hal itu dapat dijadikan indikator bahwa perkembangan catur di KSB sangat bagus. “Setiap event yang digelar selalu banyak pecatur yang ikut,” terangnya.

Himam yang juga pelatih catur nasional itu mengatakan, sering digelar pertandingan akan membuat pecatur KSB terbiasa mengikuti aturan pertandingan, terutama penggunaan jam catur, tidak merokok saat bertanding dan tidak menggunakan Hand Phone (HP). “Setiap ada pertandingan, saya selalu memanfaatkan waktu untuk melakukan sosialisasi aturan tentang catur,” katanya.

Sebagai informasi untuk 10 juara, ada 5 orang pemain mendapatkan 6 poin dari 7 babak yang dilakoni, namun wasit menetapkan Burhanuddin, pecatur asal kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa sebagai juara pertama, disusul Nukra Bakri asal Maluk, terus Budiman dari Khairuddin MN, Bunyamin. Sementara Jayadi dan Yusmawi mendapatkan poin 5 setengah, lalu Iwan Jayadi MN, M Nurdin, Suharli mengantongi 5 poin. **