Sosbud

Kapolda NTB Berikan Penghargaan Khusus Bagi Bupati KSB

Mataram, – Acara silaturahmi dalam menyatukan persepsi dan kesepakatan untuk menjaga kondusifitas Nusa Tenggara Barat (NTB), menjelang pelaksanaan Pilkada yang diinisiasi oleh Kapolda NTB dengan menghadirkan semua pasangan calon (Paslon) Gubernur dan wakil Gubernur, termasuk para paslon Bupati dan wakil Bupati serta paslon Walikota dan Wakil walikota Bima, dipusatkan pada Masjid Darussalam lingkungan Polda NTB, pada Jum’at malam 9/2 kemarin.

Dalam acara itu Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Firli, Msi menyempatkan acara pemberian piagam penghargaan kepada Bupati KSB, Dr Ir H W Musyafirin MM lantaran dinilai cukup besar dukungan yang diberikan kepada institusi Polri, seperti memberikan hibah tanah untuk pembangunan Polsek Poto Tano, pembangunan Markas Komando (Mako) Subden 4 Den A Brimob KSB, termasuk hibah bangunan ruang pelayanan publik Polres KSB.

Dikesempatan itu Kapolda juga mengatakan bahwa dukungan yang diberikan pemerintah KSB bukan sekedar pembangunan fasilitas pendukung, tetapi juga dalam bentuk program kerjasama menjaga kondusifitas daerah, dimana agen Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) selalu bersama dengan Bhabinkhamtibmas untuk melakukan evaluasi dan pendataan warga, sehingga dengan sendiri dapat langsung terkontrol indikasi kasus yang akan terjadi.

Dalam acara silaturrahmi antara Polri, TNI, Alim Ulama, dan Tokoh Masyarakat dalam mewujudkan Pilkada yang Tertib, Aman, Damai, Adil dan Demokratis di wilayah NTB langsung dijadikan kesempatan bagi Kapolda NTB untuk menyampaikan beberapa pesan penting terutama dalam mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjaga kondusivitas NTB. “NTB sekarang ini sudah dinyatakan keluar dari status sebagai Zona Konflik dan itu harus dipertahankan secara bersama-sama,” ucap Kapolda.

Terkait Pilkada, kapolda mengharapkkan seluruh komponen masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam pemilihan jangan sampai ada yang tidak memberikan hak suara atau golput. “Perbedaan itu biasa dan bukan sebagai pemisah, justru perbedaan akan memperkuat kita karena sesungguhnya perbedaan itu hanya sedikit bagaikan jumlah bulan sedangkan persamaan diantara kita itu banyak bagaikan jumlah bintang.” Tuturnya. **/Hms