Pemerintahan

Kades Terpilih Desa Benete Janji Rangkul “Rival Politik”

Taliwang, – Sirajuddin dipastikan akan kembali menjadi Kades Benete kecamatan Maluk, setelah memperoleh suara terbanyak pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dilaksanakan pekan kemarin.

 

Kembali terpilih untuk periode kedua akan menjadi komitmen serius dirinya untuk melaksanakan roda pemerintahan Desa lebih transparan dan akuntabel, termasuk berjanji akan segera membangun komunikasi dengan lawan politiknya, terlebih warga Benete yang bukan menjadi pendukungnya saat suksesi Pilkades itu sendiri. “Saya siap merangkul rival politik. Hal itu sebagai bentuk kebersamaan dalam membangun Desa Benete,” janjinya.

 

Dirinya berharap kepada semua warga untuk memaknai kemenangan dirinya sebagai anugerah dan kepercayaan dalam melanjutkan roda pemerintahan Desa. “Saya akui bahwa selama melaksanakan tugas untuk periode pertama, ada beberapa kekurangan dan program yang belum maksimal dilaksanakan, tetapi setelah kembali diberikan kepercayaan, semua program itu akan diupayakan untuk dilanjutkan,” lanjutnya.

Ia juga menjelaskan tidak akan muluk-muluk dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai kepala desa, yang pasti tetap mengacu pada visi, misi dan program yang pernah disampaikan saat suksesi beberapa waktu lalu. “Saya pikir kalau semua pihak mengambil bagian dalam membangun Desa Benete, maka semua program bisa dilaksanakan secara maksimal, mengingat warga Benete termasuk satu rumpun,” urainya.

 

Sebagai informasi juga, dalam rangka mensukseskan dan mengamankan pelaksanaan Pilkades, Satuan Polisi Pomong Praja (Satpol PP) KSB telah menerjunkan 137 personil dalam rangka membantu pihak kepolisian untuk ditempatkan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

 

Kabid Pembinaan Satuan Perlindungan masyarakat Satpol PP KSB, H Abdul Muthalib, SPd, MM menjelaskan, menurunkan personil saat pelaksanaan Pilkades sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga stabilitas daerah. “Salah satu point penting hadirnya Satpol PP adalah dalam rangka antisipasi dini atau deteksi dini gangguan ketertiban umum, ketentraman masyarakat serta salah satu wujud perlindungan kepada masyarakat,” katanya. **