Ekonomi

ASDP Diminta Siapkan Lonjakan Penumpang Jelang Tahun Baru

Poto Tano, – PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP), selaku pemilik kewenangan untuk penyebarangan Poto Tano-Kayangan diminta memiliki kesiapan dalam mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang tahun baru, sehingga tidak terjadi antrian panjang saat akan melakukan penyeberangan.

“ASDP selaku perusahaan milik negara harus memiliki langkah antisipasi terhadap kemungkinan adanya lonjakan penumpang. Hal itu sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa. Jika menjelang tahun baru masih ada juga antrian panjang, maka bisa dinilai bahwa ASDP tidak punya konsep pelayanan prima,” tegas Zulkarnain selaku pengguna jasa penyeberangan saat menunggu waktu nyebrang.

Disampaikan Zulkarnain yang merupakan pegiat pendidikan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) itu, dalam beberapa hari kedepan diyakini akan terjadi lonjakan penumpang, mengingat tidak sedikit masyarakat di Pulau Sumbawa akan menghabiskan malam tahun baru di pulau Lombok dan mungkin ke pulau Jawa. “Semoga pihak ASDP sudah ada persiapannya,” harapnya.

Sebagai harapan, jika terjadi lonjakan penumpang termasuk menjelang hari besar, pihak ASDP harus bisa menentukan skala priotitas atau mendahulukan kendaraan yang mengangkut orang. Terpenting juga harus diperhatikan waktu yang tepat untuk perawatan dan pekerjaan dalam areal pelabuhan yang selama ini menjadi pemicu adanya antrian panjang.

Samiun selaku kepala ASDP Poto Tano mengaku bahwa sudah mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang menjelang tahun baru dengan membuka jalur posko terpadu. “Posko terpadu untuk mendukung lintasan pelayaran antara Poto Tano – Kayangan dalam mengantisipasi antrian penumpang telah kami siapkan, jadi diminta kepada masyarakat selaku pengguna jasa untuk mempersiapkan jadwal keberangkatannya,” katanya.

Disampaikan Samiun, posko terpadu itu sendiri telah dibuka menjelang hari natal lalu, karena bertepatan dengan libur panjang, jadi praktis terjadi lonjakan penumpang pengguna kendaraan roda dua mencapai 10 persen, sementara penumpang yang menggunakan kendaraan roda empat melonjak dari hari biasanya sekitar 7 persen. “Kami pasti selalu mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang agar tidak ada antrian,” tuturnya. **