Taliwang, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disparkim) memastikan, jika data penerima program Maju Perumahan akan dievaluasi, termasuk penelusuran untuk memastikan penerima manfaat sesuai kategori yang ditetapkan.
Ketegasan Firmansyah, MM selaku sekretaris Disparkim KSB sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen dalam memastikan penerima program. “Jumlah penerima program tidak sedikit, sehingga verifikasi dengan cara penelusuran membutuhkan waktu. Tahapan itu sendiri tetap dilakukan,” tegasnya.
Dikesempatan itu Firman sapaan akrabnya mengakui, jika pihaknya tetap membutuhkan laporan atau informasi dari masyarakat tentang penerima manfaat atas program tersebut. “Kami tetap melakukan koordinasi serta komunikasi dengan pemerintah Desa atau kelurahan setempat, termasuk dengan Agen Gotong Royong (AGR) tentang calon penerima manfaat atas program KSB Maju Perumahan,” lanjutnya.
Sebagai catatan penting yang perlu juga menjadi perhatian bersama, Disparkim KSB akan memperioritaskan penerima manfaat adalah masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 atau masyarakat miskin. “Sesuai Instruksi Bupati KSB, penerima manfaat atas program pemerintah harus didahulukan masyarakat kategori miskin,” tuturnya.
Terkait dengan laporan AGR saat acara forum yasinan yang digelar beberapa waktu lalu, jika ada penerima program Kartu KSB Maju Layanan Perumahan di wilayah kecamatan Brang Ene diketahui sebagai anggota keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN). “Sedang kami telusuri informasi tersebut, jadi belum bisa memberikan ketegasan langkah Disparkim,” ujarnya.
Terkait laporan adanya penerima manfaat adalah keluarga ASN, Hj Hanipah, MM. Inov selaku wakil Bupati KSB mengaku telah meminta jajaran Disparkim untuk melakukan penelusuran data calon penerima program Kartu KSB Maju Layanan Perumahan di Brang Ene dan di seluruh wilayah kecamatan lainnya. “Saya sudah minta untuk melakukan pengecekan dan laporan harus sudah bisa disampaikan pada Yasinan mendatang,” timpalnya.
Menurut Wabup, program bantuan rumah tahun ini diprioritaskan bagi masyarakat miskin yang masuk dalam desil 1. Karena itu, dirinya meminta agar setiap data penerima dipastikan memenuhi syarat-syarat tersebut. “Harus dipastikan program ini tepat sasaran,” tandasnya. **
