Taliwang, – Sebagai bentuk kepedulian dan aksi kemanusiaan, Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melakukan kunjungan langsung ke lokasi kebakaran di Desa Kalimango, Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa, kemarin.
Rombongan dipimpin Ketua DPRD KSB Kaharuddin Umar, didampingi Wakil Ketua I Badaruddin Duri dan Wakil Ketua II Merliza Jawas. Mereka meninjau langsung kondisi permukiman warga yang terdampak.
Kebakaran tersebut menghanguskan puluhan rumah dan berdampak pada belasan rumah lainnya. Warga masih bertahan di tengah keterbatasan sambil menunggu proses pemulihan. Dalam kunjungan tersebut, DPRD KSB menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak senilai Rp25 juta untuk membantu pemulihan warga warga.
Ketua DPRD KSB, Kaharuddin Umar, menegaskan kehadiran DPRD sebagai bentuk aksi kemanusiaan dan kepedulian kepada masyarakat. Ketua DPRD memastikan lembaga legislatif hadir di tengah masyarakat saat terjadi musibah.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tidak sendiri menghadapi musibah ini. DPRD KSB sebagai saudara ikut merasakan kondisi warga Kalimango,” ujarnya.
Kahar, sapaan akrabnya menyebut bantuan yang disalurkan merupakan dukungan awal. DPRD akan melakukan koordinasi dengan DPRD Sumbawa untuk memastikan pemulihan dapat segera dilakukan.
“Kami berharap bantuan ini bisa membantu kebutuhan mendesak. Yang terpenting saat ini adalah pemulihan,” katanya.
Kaharuddin juga meminta penanganan pascakebakaran dilakukan secara cepat dan terarah. Kebutuhan tempat tinggal menjadi prioritas utama bagi warga.
Selain itu, politisi senior PDI-P ini menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi dalam penanganan bencana. Semua pihak harus bergerak cepat untuk membantu masyarakat.
“Kami mendorong penanganan yang cepat dan tepat. Warga membutuhkan kepastian untuk kembali bangkit,” tegasnya.
Sementara itu, sebelumnya pemerintah daerah KSB telah lebih dulu meninjau lokasi kebakaran. Pemerintah KSB menyalurkan bantuan tunai sebesar 65jt rupiah kepada warga terdampak.
Bantuan tersebut diberikan kepada 30 rumah yang terbakar dan 18 rumah yang mengalami kerusakan ringan. Selain itu, pemerintah KSB juga menyalurkan bantuan logistik. Bantuan logistik meliputi mie instan, air mineral, beras, perlengkapan mandi, pakaian layak pakai, minyak goreng, dan obat-obatan.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, warga diharapkan segera pulih. Pemulihan pascakebakaran menjadi fokus utama dalam waktu dekat. **