Sosbud

KNPI Gelar Acara Rembug Politisi Muda KSB

Taliwang, – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang berada di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menggelar rembug politisi muda dengan tema Rekam Jejak Dan Potensi Politisi Muda Yang Cerdas, Amanah Dan Berkualitas. Kegiatan itu dihadiri Wabup KSB, Fud Syaifuddin ST, Kapolres KSB, AKBP Mustofa Sik, MH, Ketua Panwaslu KSB, Karyadi SE, komisioner KPU KSB, Aliatulah, MH serta perwakilan dari Parpol.

Dalam acara yang dilaksanakan di Kedai Sawah itu, Wabup KSB meminta kepada pemuda untuk tidak apatis terhadap politik, karena pemuda adalah generasi penerus pembangunan dan roda pemerintahan. “Banyak orang apatis dengan politik dan partai politik, termasuk pemuda. Hal itu jangan dilakukan karena pemuda harus aktif dan dapat membaca peluang,” katanya.

Dijelaskan Wabup, banyak ruang, banyak partai politik tempat pemuda sebagai pemuda berpolitik. Jika masyarakat atau pemuda tidak berpolitik maka akan tidak baik. Seperti yang dikatakan Akademisi Universitas Nasional Jakarta, Almarhum Dahlan Ranuwihardjo, dimana orang yang buta politik akan dimakan oleh politik.

Disampaikan juga bahwa Parpol merupakan alat untuk merebut kekuasaan. Karenanya manfaatkan alat tersebut. ‘’Saya juga mengajak mari memilih, memberikan suara apalagi kita mayoritas muslim, maka pilihlah saudara kita yang muslim, jika tidak maka kekuasaan dimabil orang, dan kekuasaan bisa mengatur semua lini kehidupan. Bantu juga kepolisian untuk menjaga kemanan dan kenyamanan,” imbuhnya.

Untuk pencitraan, banyak media yang bisa digunakan, mulai dari media masa sampai media sosial. Sebab, dalam berpolitik, pencitraan sangat dibutuhkan. ‘’Saya selain di back up media masa juga saya aktif di media sosial untuk mewartakan kegiatan saya, itu penting,” jelas Bupati.

Sementara Trisman ST, MP selaku ketua KNPI  KSB laporannya mengatakan, kegiatan ini digelar karena melihat keaktifan pemuda termasuk politisi muda yang berdiskusi terkait politik di media sosial. Namun dalam diskusi muncul pandangan bahkan komentar yang tidak positif. Untuk memberikan ruang diskusi, kegiatan ini pun digagas agar diskusi dan gagasan lebih terarah, lebih positif dan konstruktif serta berkontribusi untuk KSB. “Kami harap arahan Pak Wabup, saran dan strategi untuk pemuda menghadapi kompetisi agar bisa duduk di kursi legislatif,” terangnya.

Pantauan langsung media ini dilokasi bahwa kegiatan itu cukup alot, dimana para peserta banyak mengajukan pertanyaan kepada pihak KPU, Panwaslu maupun Polres yang menjadi narasumber kegiatan. **