Pemerintahan

Kembali Dapat WTP, Wabup Apresiasi Kepada Semua Aparatur

Taliwang, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas sistem pelaporan dan pengelolaan keuangannya tahun 2018 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Atas prestasi mendapatkan predikat penilaian tanpa cela untuk kali kelima tidak lepas dari ikhtiar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan patut disampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih.

“Prestasi bisa mempertahankan opini WTP untuk yang kali kelima sudah sangat luar biasa dan semoga ikhtiar bekerja dengan mengedepankan Ikhlas, Jujur dan Sungguh-sungguh (IJS) dapat mempertahankan predikat tersebut, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Wabup KSB, Fud Syaifuddin ST.

Disampaikan Wabup, prestasi bisa mempertahankan WTP setiap tahun adalah kebanggaan tersendiri bagi seluruh jajaran pemerintah KSB, baik yang berstatus ASN maupun Pegawai Tidak Tetap (PTT), lantaran sudah sangat maksimal melakukan pengelolaan keuangan sesuai regulasinya. “Prestasi ini harus bisa terus dipertahankan dan menjadi penyemangat untuk tetap berbenah,” lanjutnya.

Masih keterangan Wabup, setiap tahun sistem dan regulasi pengelolaan dan pelaporan keuangan daerah terus berubah. Ditambah lagi semakin ketatnya sistem pengawasan, tetapi Pemda KSB tetap bisa terus melakukan penyesuaian sehingga tidak ada kesalahan fatal yang ditemukan oleh BPK hingga menyebabkan kerugian dalam pengelolaan keuangan daerah. “Kami salut kerja-kerja aparatur yang kelola anggaran mereka berjibaku menyesuaikan regulasi yang terus berubah dan di sisi lain menjaga tidak kecolongan sehingga menyebabkan kerugian,” ungkapnya.
Menurutnya, kerja keras aparatur saat ini dalam menjaga tidak terjadinya kebobolan anggaran hingga merugikan daerah harus terus dipacu. Sebab sebagaimana pun canggihnya sistem pengelolaan keuangan dan ketatatnya regulasi pengawasan jika tidak didukung dengan kerja keras aparatur selaku motor penggeraknya, maka mustahil WTP dapat dipertahankan. “Kuncinya di manusianya. Kalau manusianya sebagai penggerak berkinerja baik maka insyaallah hasilmya pin baik,” tegasnya.

Wabup sempat menyinggung terkait integritas aparatur. Ia mengatakan, penerapan zona integritas di seluruh OPD di lingkungan pemerintah KSB merupakan salah satu upaya pemerintah memeprtahankan WTP. Penciptaan zona integritas di tiap OPD akan memproteksi aparatur untuk tidak melenceng dari sistem kerja yang telah ditetapkan. “Semua agenda dalam pemerintahan memiliki keterikatan rangkaian baik langsung atau tidak. Sekarang kita berhasil WTP dan dengan integritas aparatur yang semakin baik ke depan, WTP bisa lebih mudah lagi kita pertahankan. Yang penting semua elemen pemerintah punya ikhtiar yang sama menciptakan pemerintahan yang bersih,” imbuhnya. **