Pemerintahan

DLH KSB Terus Kampanyekan Upaya Bersama Penyelamatan Mata Air

Taliwang, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas LIngkungan Hidup (DLH), terus kampanye dan mengajak masyarakat agar memiliki kesadaran untuk melakukan penyelamatan mata air. Caranya, tidak melakukan penebangan pohon yang berada disekitar sumber air dimaksud.

“Penyelamatan mata air disemua titik dalam wilayah KSB bukan hanya menjadi tanggung jawab kami dari DLH, tetapi menjadi tanggung jawab bersama dengan seluruh komponen masyarakat, karena mata air tersebut sangat dibutuhkan secara bersama-sama.” Kata Drs Zainuddin, MM selaku sekretaris DLH KSB saat dikonfirmasi media ini, kemarin.

Dikatakan Zainuddin, salah satu program yang harus dilaksanakan sebagai upaya penyelamatan mata air adalah, melakukan penanaman beberapa jenis pohon pada sekitar wilayah keberadaan mata air. Kegiatan itu pada prinsipnya tidak dimiliki pihak DLH KSB, lantaran kawasan hutan sudah bukan lagi menjadi bagian dari kewenangan. “Kami mengajak komponen masyarakat untuk membuat program penghijauan sebagai upaya penyelamatan mata air,” harapnya.

Dikesempatan itu Zainuddin mengakui bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan dalam mengatur areal hutan, namun sebagai upaya dalam menjaga mata air, dirinya cukup sering meminta pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Kehutanan, agar lebih ditingkatkan pengawasan saat ada penebangan, sehingga dipastikan tidak berada disekitar keberadaan mata air. “Sampai saat ini koordinasi serta komunikasi kami sangat baik, langkah itu sebagai upaya untuk mengantisipasi adanya pelaku penebangan liar yang tidak memperhatikan lokasi keberadaan mata air,” tuturnya.

Masih keterangan Zainuddin, kegiatan yang cukup sering dilakukan sebagai upaya menyelamatkan mata air adalah, menyampaikan himbauan serta larangan kepada masyarakat agar tidak melakukan penebangan pohon sembarangan, apalagi disekitar areal keberadaan mata air. “Kami juga harus melakukan sosialisasi dan pemberitahuan tentang keberadaan mata air, sehingga masyarakat yang akan melakukan penebangan akan menghindari sumber mata air,” ungkapnya.

Saat itu Zainuddin juga menyinggung tentang kesadaran warga dalam membuang sampah, dimana masih cukup banyak yang asal membuang sampah, bahkan pada beberapa lokasi yang diketahui ada sumber mata air. “Sampah yang terbuang sembarangan akan mengakibatkan tersumbat dan air tanah bisa tercemar, jadi ajakan untuk membuang sampah pada tempatnya termasuk upaya dalam menyelamatkan mata air,” tegasnya. **