Taliwang, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Pertanian (Distan) memastikan, jika hewan yang akan di jadikan Kurban pada Idul Adha mendatang telah lolos uji standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) pada Distan KSB, drh. Hikmatul Azmy, merinci data sementara hewan kurban yang telah diperiksa dari Pemerintah KSB, terdiri dari 50 ekor kambing dan 50 ekor sapi. Pemeriksaan mencakup aspek kesehatan sekaligus pemenuhan syarat syariah sebagai wajib kurban.
“Yang sudah kami lakukan pemeriksaan ada dari Pemerintah KSB, ada 50 ekor kambing dan 50 ekor sapi, semuanya sehat dan lolos standar,” ujarnya saat dikonfirmasi, kemarin.
Tim Keswan Kesmavet juga telah melakukan pemeriksaan ASUH ke hewan kurban milik PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN). Untuk sementara ini, Perusahaan tambang tersebut telah menyalurkan 13 ekor kambing dan 3 ekor sapi. “Kami juga lakukan pemeriksaan untuk hewan kurban yang akan diserahkan oleh AMMAN, saat ini baru ada 13 ekor kambing dan 3 ekor sapi, kemungkinan besar akan bertambah” imbuhnya.
Hikmatul Azmy menegaskan, pemeriksaan yang akan dilakukan tidak berhenti pada kondisi hewan sebelum penyembelihan. Pemeriksaan akan dilakukan sampai sebelum daging hasil penyembelihan akan dibagikan kepada masyarakat.
“Pemeriksaan dilakukan secara berkala, baik pra hingga pasca penyembelihan, untuk memastikan daging benar-benar layak dikonsumsi masyarakat,” katanya.
Hikmatul Azmy menambahkan, pemeriksaan yang dilakukan oleh tim saat ini masih terbatas pada hewan kurban yang akan dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) Taliwang. Untuk hewan kurban yang akan dipotong di desa-desa, Distan KSB juga membuka posko pemeriksaan di Puskeswan setiap kecamatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban di wilayah KSB mendapat pengawasan veteriner yang memadai. “Bagi yang ingin dilakukan pemeriksaan silahkan datang untuk melapor, tim akan turun untuk memeriksa,” tegasnya.
Hikmatul Azmy menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan posko Puskeswan terdekat sebelum melaksanakan penyembelihan kurban. “Kami ingin memastikan seluruh hewan layak dikonsumsi dan memenuhi syarat syariah untuk kurban. Jadi silahkan datang melapor,” tutupnya. **
