Politik

Komisi 3 DPRD KSB Minta Publikasi Terbuka Progres Pembangunan Smelter

Taliwang, – Secara kelembagaan DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sangat mendukung percepatan pembangunan perusahaan pemurnian dan pengolahan hasil tambang (Smelter), lantaran akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk membuka lowongan pekerjaan.

“Semua kita pasti mendukung percepatan pembangunan Smelter, sehingga berharap kepada pemerintah maupun perusahaan untuk mempublikasi progres pekerjaan sampai saat ini, sehingga keraguan akan terealisasi perusahaan besar itu bisa terjawab,” kata Ahmad S.Ag selaku wakil ketua komisi 3 DPRD KSB.

Disampaikan Ahmad yang saat ini dipercaya sebagai ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat itu, jika komisi 3 selaku yang membidangan infrastruktur, tidak pernah mendapatkan informasi secara akuran terkait dengan pembangunan smelter, sehingga saat ada kelompok masyarakat bertanya tidak bisa diberikan penjelasan. “Harusnya ada juga penyampaian informasi secara langsung kepada komisi 3 terkait dengan program pekerjaan pembangunan smelter,” lanjutnya.

Politisi asal Desa Labuhan Lalar itu mengingatkan kepada pemerintah dan perusahaan, publikasi terbuka terhadap progres pembangunan Smelter sebagai bentuk keterbukaan dan transparansi kepada masyarakat. “Semangat transparansi harus dibuktikan juga dengan penyampaian terkait progres pembangunan smelter,” tuturnya.

Masih keterangan Ahmad, sesuai penjelasan yang disampaikan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), termasuk pemerintah KSB soal jadwal pelaksanaan dan tahapan pembangunan smelter sudah berjalan, tetapi tidak banyak pihak yang mengetahui progresnya. “Harus ada publikasi terbuka terkait progres, baik yang akan dilakukan pemerintah maupun dari pihak perusahaan itu sendiri,” timpalnya.

Diingatkan Ahmad, publikasi terbuka terkait progres pembangunan smelter bukan hanya untuk memberikan kepastian kepada masyarakat, tetapi juga akan menjadi informasi penting bagi semua pihak, jika perusahaan Amman Mineral (AMMAN) selaku penanggung jawab sangat serius merealisasikan pembangunan Smelter. “Memang saat ini sedang sibuk dengan rencana perekrutan tenaga kerja, tetapi tidak ada informasi yang pasti bahwa perusahaan smelter akan terealisasi,” ungkapnya.

Diakui Ahmad bahwa dalam internal komisi 3 sudah mencoba membangun komunikasi dengan pimpinan DPRD KSB, agar bisa dibuatkan jadwal penyampaian khusus tentang progres pembangunan Smelter. “Semoga dalam waktu dekat akan pertemuan khusus untuk membahas progres pembangunan Smelter,” harapnya. **