Politik

Apel Siaga Pengawasan Pemilu, Bawaslu KSB Siap Awasi “Perang Politik”

Taliwang, – Apel siaga pengawasan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dilaksanakan secara nasional oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Kegiatan itu juga diikuti oleh Bawaslu Kabupaten Sumbawa Barat (Bawaslu KSB) sebagai bentuk kesiapan mengawasi “Perang Politik”.

“Apel siaga yang dilaksanakan secara nasional sebagai bentuk komitmen dan pernyataan Bawaslu untuk mulai melakukan pengawasan terhadap tahapan Pemilu. Apel itu sendiri sebagai tanda kesiapan Bawaslu untuk mengawasi jalannya tahapan hajatan elektoral lima tahunan ini,” ucap Karyadi, SE selaku ketua Bawaslu KSB usai melaksanakan apel pada Selasa pagi 14/6 kemarin.

Dikesempatan itu Karyadi juga mengingatkan, jika pihaknya bersama dengan Bawaslu lain di Indonesia langsung mendengarkan arahan dari Bawaslu RI melalui zoom. Pertemuan online itu untuk mendapatkan petugas penting yang harus diawasi pada tahapan awal Pemilu. “Banyak hal yang harus dipersiapkan Bawaslu untuk menghadapi tahapan Pemilu dan semua itu harus segera disiapkan,” lanjutnya.

Sebagai bentuk gerak cepat, Bawaslu KSB usai mengikuti zoom metting langsung melaksanakan rapat internal, terkait dengan pembagian tugas serta tanggung jawab untuk dilaksanakan sepenuh hati. “Personil Bawaslu saat ini memang terbatas, namun tidak boleh ada tahapan yang terlewatkan, sehingga pihaknya langsung menggelar rapat internal sebagai bentuk kesiapan,” tegasnya.

Gerak cepat itu sendiri setelah mendapatkan informasi, jika KPU KSB akan melaksanakan acara peluncuran tahapan pemilu 2024. “Acara peluncuran tahapan yang akan dilaksanakan KPU KSB menjadi tugas awal yang harus diawasi secara serius dan komposisi Bawaslu sudah sangat siap,” tuturnya.

Sementara Gufran S.Pdi selaku komisioner yang membidangi Humas menyampaikan, pertemuan terbatas yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Bawaslu untuk memastikan semua tahapan Pemilu terawasi sesuai regulasi dan tekhnisnya. “Semua personil telah diberikan pemahaman awal bentuk pengawasan yang akan dilakukan, termasuk untuk memunculkan semangat kerja sebagai bentuk tanggung jawab menjadi pengawas,” urainya. **